21

March

Apakah Saya Menderita Heel Spurs?

By admin . 0 Comments

Banyak pasien dan bahkan dokter kurang bisa membedakan antara plantar fasciitis dengan heel spur atau yang sering kita sebut sebagai nyeri tumit karena diagnosa antara keduanya hampir sama. Plantar faciitis mengacu pada pembengkakan plantar fascia, jaringan yang membentuk lengkungan kaki, sedangkan heel spur berpengaruh pada tulang yang membentuk tumit. Plantar fasciitis dan heel spur memang saling berhubungan. Sekitar 70 persen penderita plantar fasciitis biasanya mempunyai nyeri tumit yang bisa dengan jelas dilihat melalui X-ray. Akan tetapi, banyak juga penderita nyeri tumit tidak merasakan gejala apapun.

Siapa yang bisa Terkena Heel Spur?
Heel spur biasa dijumpai pada penderita sakit kaki yang disebabkan oleh plantar fasciitis. Pada kasus ini, heel spur biasa ditemui pada pria dan wanita paruh baya, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ditemui pada penderita di segala usia. Heel spur sendiri tidak mengakibatkan sakit yang menganggu, tetapi yang biasanya membuat sakit adalah pembengkakan dan iritasi yang ada di plantar fascia. Nyeri tumit bisa didiagnosa dengan X-ray dimana terdapat tulang berbentuk kaitan dimana plantar fascia menempel pada tulang tumit.

Kenapa Saya Terkena Heel Spur?
Plantar fascia adalah jaringan ligament yang tebal yang menghubungkan tulang tumit dan bagian depan kaki. Jaringan yang kuat dan kencang ini membantu untuk membentuk lengkungan kaki dan membantu distribusi berat badan yang harus ditopang oleh telapak kaki. Pada penderita plantar faciitis, jaringan ini membengkak dan bahkan sobek. Tentu saja, bengkak atau sobeknya jaringan ini mengakibatkan rasa sakit yang sangat menganggu. Rasa sakit akan memuncak di pagi hari saat bangun dari tidur karena plantar fascia akan sangat tegang pada saat itu. Heel spur terbentuk pada penderita plantar faciitis.

Apa Gejala Heel Spurs?
Gejala heels spur biasanya sangat terasa pada pagi hari. Tumit akan terasa sangat sakit dan nyeri saat bangun pagi dan melangkah untuk pertama kalinya. Rasa nyeri tersebut juga bisa dirasakan pada saat berdiri. Jika Anda mengalami rasa nyeri ini setelah berjalan berjam-jam dengan high heels atau sepatu yang tidak nyaman, mungkin rasa nyeri yang Anda alami masih normal, tetapi, jika rasa nyeri berlangsung setiap hari tanpa alasan, maka Anda harus mewaspadai kemungkinan heel spur.

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Saya Menderita Heel Spurs?
Ada beberapa perawatan yang bisa Anda pilih dan yang paling sederhana adalah beristirahat. Cara ini hanya akan berguna jika rasa nyeri yang Anda dapatkan berasal dari kebiasaan Anda berolahraga terlalu berat atau aktifitas lain yang membebani kaki. Mengompres kaki dengan es juga bisa dicoba untuk meredakan pembengkakan. Jika belum ada perkembangan positif, mengkonsumsi obat anti pembengkakan juga bisa membantu. Untuk perawatan dengan konsep terapi, menggunakan orthotics bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan orthotics, bentuk telapak kaki akan dikoreksi dan ketegangan di plantar fascia bisa dikurangi.